Seminar Pendidikan Milad ke-28 Ponpes Al Mubarok: Penguatan Peran Pesantren dalam Mencetak Generasi Berdaya Saing

Serang, 7 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Milad ke-28, Pondok Pesantren Al Mubarok menyelenggarakan Seminar Pendidikan di Aula Utama. Agenda ini berlangsung dinamis dan diikuti lebih dari seribu peserta yang terdiri dari santri putra dan putri, para pendidik, kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Serang, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Seminar menghadirkan sejumlah tokoh dari lembaga negara dan dunia pendidikan. Tiga narasumber utama yang mengisi forum adalah Anggota DPD RI Dapil Banten Ade Yuliasih, Rektor Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Budi Ilham Maliki, dan pakar pendidikan sekaligus Pembina Universitas Serang Raya (UNSERA) Mulya Rahmatullah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan pimpinan Ponpes Al Mubarok, KH. Nur Mahmudi, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pesantren selama hampir 30 tahun berdiri.

Beliau menjelaskan bahwa Ponpes Al Mubarok telah membina sejumlah satuan pendidikan, mulai dari SDIT, SMPIT, MTs, hingga SMAIT. Saat ini jumlah santri mencapai lebih dari 1.000 orang dan didukung oleh lebih dari 100 tenaga pendidik serta staf. Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pesantren dalam membangun lembaga pendidikan yang unggul dan kompetitif.

Dalam pemaparannya, Ade Yuliasih menyampaikan penghargaan atas peran Ponpes Al Mubarok dalam membina generasi berkarakter dan berwawasan luas. Ia menyoroti situasi sosial di Banten, khususnya Kota Serang, yang memiliki kawasan industri dan pusat perbelanjaan besar namun tingkat penganggurannya masih tinggi. Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek kearifan lokal, termasuk keberadaan mushala yang layak di ruang publik.

Sementara itu, Mulya Rahmatullah membahas posisi manusia pada era kemajuan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI). Ia menekankan perlunya menjaga nilai kemanusiaan dan moralitas dalam pemanfaatan teknologi agar tetap memberi manfaat bagi masyarakat.

Paparan berikutnya disampaikan oleh Rektor UNIBA, Budi Ilham Maliki. Ia membuka sesi dengan tiga pantun yang membuat suasana lebih akrab. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan urgensi pendidikan tinggi bagi alumni pesantren agar mampu tampil sebagai pemimpin yang berilmu dan berintegritas. Ia juga menyampaikan bahwa UNIBA menyediakan beasiswa bagi santri Ponpes Al Mubarok yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi, yang kemudian disambut meriah oleh seluruh peserta.

Pada sesi tanya jawab, tiga penanya terpilih memperoleh buku dari para narasumber. Salah satu pertanyaan datang dari Dail, perwakilan SDIT Salam, yang menanyakan langkah pelestarian budaya Banten di tengah arus globalisasi.

Acara ditutup dengan testimoni dari Kepala Sekolah SDN Buah Gede yang menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya karena mendapatkan banyak wawasan dari kegiatan ini.

Dengan mengusung semangat kolaborasi dan visi pendidikan yang progresif, peringatan Milad ke-28 Ponpes Al Mubarok menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam mencetak generasi yang berakhlak, unggul, dan siap bersaing pada masa mendatang.